Cerita Tentang "Alebboreng ri Mampu"

Malang, Hari Minggu bertempat di Jalan Malabar. Salah seorang anggota IKAMI Sulsel Cabang Malang Mohammad Sabiq di minta untuk menceritakan tentang kisah "Alebboreng Ri Mampu" di hadapan beberapa Mahasiswa dan juga Anggota Komunitas Debu Nusantara.


Kisah ini menceritakan tentang seorang Arung yang melanggar janjinya sehingga di kutuk menjadi Batu di Gua Ri Mampu tepatnya di Bone. Dalam kesempatan ini Sabiq sebagai orang Bugis juga di dokumentasikan secara Video dengan berbahasa Bugis. Dan kemudian setelah itu akan di terjemahkan dalam Bahasa Indonesia. Karena ada banyak dari berbagai suku yang datang hari itu.

Setelah bercerita, tidak berhenti disitu. Dalam kesempatan tersebut sempat di lakukan diskusi tentang sedikit Budaya Bugis-Makassar yang berhubungan dengan Kisah Tersebut.


Berdiskusi
Tulisan Oleh : Fachry Prasetya


















BUDAYA TA’ II © 2013

IKAMI SULSEL CABANG MALANG akan mengadakan DIALOG DAN PAGELARAN SENI TRADISI SULAWESI SELATAN pada tanggal 11 Mei 2013, di Taman Krida Budaya Malang...

Mari Bergabung dan Ramaikan acara ini..

Acara Ini bersifat FREE ENTRY


Selengkapnya lihat poster :




MAKASSAR-SYDNEY: IDEALISME MEN-’COTO’-KAN DUNIA



Oleh : Brek Javik

Kehidupan manusia tidak bisa bisa terlepas kebutuhan pada makanan, makanan i inheren pada rutinitas keseharian manusia. Maka tidak berlebihan jika makanan  menjadi produk  peradaban setiap bangsa sekaligus menjadi ciri dan identitas setiap bangsa.  Makanan bukan hanya kebutuhan  manusia, makanan memiliki sejarah dan filosofi tersendiri dalam peradaban manusia. Makanan adalah artefak akademik, yang menceritakani kisah panjang tentang  suatu bangsa; spirit, karakter, kreatifitas dan imaginasi yang teramu dalam racikan dan perpaduan cita rasa bumbu masakan yang menciptakan sensasi rasa dan kenikmatan yang berbeda dan unik disetiap masakan.

Pada 28 April 2013 di Sidney, Australia, Muzayyin Arif dan beberapa warga Indonesia melakukan grand opening secara resmi restauran yang menyajikan Coto Makassar itu. Restauran tersebut dinamai LONTARA, Coto Makassar and Culinary. Nama yang diambil dari nama huruf Suku Bugis dan Makassar digunakan untuk mengenalkan tradisi Bugis-Makassar di dunia internasional.

Coto dan Spirit berkompetisi

Keberadaan Coto Makassar merupakan salah satu contoh kuliner yang memiliki kekayaan  dan nilai sejarah yang cukup kompleks. Secara historis, Coto seperti Artefak sejarah yang kaya akan nilai filosofi, seni dan warna, Coto adalah hidangan yang diproduk dengan keluhuran dan ketinggian imaginasi  para pendahulu, yang berakulturasi  dari berbagai racikan resep dan prosesi budaya akhirnya menjadi hidangan monumental khas Indonesia.

Maka tidak terlepas dari itu semua, banyak makna terhadap Launching Warung Coto Makassar di sidney yang lahir dari gagasan Muzayyin Arief, merupakan sosok anak muda yang mampu meramu dan merefresentasikan spirit dan keunikan bangsanya. Coto Sydney menunjukkan  tekad Pergumulan  Visi ditengah kompetisi global, ini menunjukkan kuatnya Sensitifitas Muzayyin Arief terhadap keunggulan peradaban bangsanya. Mengambil sampel, Jika bangsa Jepang melakukan ekspansi (menjepangkan dunia) melalui kecanggihan kendaraan, maka kenapa tidak; kita coba Men ‘Coto’ kan Dunia.

Atas asumsi, Jika semua Manusia telah diciptakan dengan segala keistimewaan dan keunikannya masing-masing berarti suatu bangsa juga telah diberikan keutamaan yang teramu dalam sejarah dan peradabannya. Keberanian dan kebernasan Muzayyin Arief mendorong Coto Makassar untuk memasuki kompetisi Global sesungguhnya merupakan sinyalemen tak terbantahkan bahwa Bangsa Indonesia harus meramu kembali Resep sejarah guna merebut generasi keemasan yang pernah dan akan terus dimiliki bangsa ini, hal ini cukup beralasan sebab mengutip  sebuah ungkapan; siapa yang tidak belajar dari sejarah, maka dia harus membayar sangat mahal untuk mengulanginya.


Tentunya, Ramuan dan cita rasa Coto Makassar merupakan refresentasi terhadap keunggulan perpaduan Imajinasi dan keluhuran budi pekerti para pendahulu, atas asumsi bahwa makanan selalu merujuk pada entitas yang membuatnya. Makanan mengungkap kedirian bangsa ini. “You Are What You eat” adalah ungkapan yang jamak digunakan. filosofi atas  Keragaman varietas Bumbu dan Bahan masakan Coto Makassar menjadi indikator penting tentang khasanah sikap dan karakter bangsa Indonesia yang  egaliter dan berkeadilan merupakan keutamaan yang melekat.

Ramuan Coto Makassar bak orkhestra yang menggelitik dan menghidupkan kembali harmoni rasa, kandungan nilai nutrisi dan perpaduan rempah yang seimbang dapat membawa para penikmatnya melintasi pengalaman dan ekspektasi Syaraf lidah. Maka kenapa tidak, kita bersama “Cotokan Dunia’ membuka mata dan harapan dan spirit bahwa Rasa tidak pernah berbohong, makanan akan selalu Jujur dan apa adanya. Seperti itulah keberadaan sejarah bangsa ini. akhirnya,  jangan bertanya apa yang bangsa ini berikan pada  anda, tapi mesti bertanya: sudahkan anda makan “Coto” hari ini??

Baca Berita Lainnya : kompasiana dan celebes online

Menuju BUDAYA TA’ II © 2013



Lihat Iklan Untuk Budayata' 2013 - IKAMI Sulsel cabang Malang >>>



Sebagai salah satu bentuk karya nyata para Perantau Sulawesi Selatan. IKAMI Sulsel Cabang Malang (Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa/Pelajar Indonesia Sulawesi Selatan) yang mana merupakan Organisasi Daerah mewadahi seluruh Mahasiswa dan juga Pelajar Sulawesi Selatan di Malang akan mengadakan acara Pagelaran Seni Tradisi juga Dialog tentang “Warisan Budaya Sulawesi Selatan”.

Acara ini di buat dalam rangka proses mencapai salah satu tujuan organisasi ini yaitu Pelestarian Kebudayaan Sulawesi Selatan di tanah Rantau. Dengan mengusung Tema ‘Sulawesi Pa’rasanganta‘ yang artinya adalah ‘Sulawesi Kampung Halaman Kami’, diharapkan dapat mengobati kerinduan para Perantau Sulawesi Selatan terhadap kampung Halamannya juga bisa memperkenalkan Kebudayaan Lokal Sulawesi Selatan pada masyarakat Malang juga masyarakat Jawa Timur.

Malang yang merupakan kota Pendidikan di mana banyak perantau dari luar daerah Jawa diharapkan dapat menyaksikan acara ini yang akan di adakan tanggal 11 Mei 2013. Juga di harapkan para pemerhati Budaya Lokal bisa hadir menyaksikan. Karena selain Pementasan Budaya Tradisi yang dikemas dalam bentuk Pagelaran akan ada juga Dialog umum tentang ‘Warisan Budaya SulSel’. Di mana dialog ini akan membahas banyak tentang Kebudayaan Local baik secara historical, praktek, dan juga sisi sosial di Masyarakat.

Oleh karena itu dengan segala kerendahan hati Panitia berharap Masyarakat Perantau lainnya dan tentunya Masyarakat Lokal Jawa Timur bisa turut bergabung menyaksikan Acara Budaya Ta’ II © 2013 di Malang oleh IKAMI Sulsel Cabang Malang.


Info Lebih lanjut hubungi :
085 399 687 650 (Jihad)  Ketua Pelaksana BudayaTa' II 2013
085 242 696 302 (Ical) Humas BudayaTa' II 2013

Berikut beberapa Gallery Foto Persiapan :















Kompetisi Debat IKAMI Sulsel Cabang Malang

Info Untuk Seluruh Anggota IKAMI Sulsel Cab. Malang :

Akan diadakan Lomba Debat pada 26 April 2013 di Asrama Hasanuddin (Jl. Simpang Dieng Utara 44). Jadi diharapkan kepada kawan-kawan baik yang berasal dan atau keturunan Sulsel untuk mendaftarkan diri sesegera mungkin. Batas Akhir Pendaftaran: 19 April 2013. 

Untuk Lebih Jelasnya Lihat Poster :




Berikut Daftar Tim Lomba Debate IKAMI Cab. Malang :
"Janyaman Sola Kamu' Yanasan Tau IKAMI"

Mosi Yang Fix Dapat di Download di bawah ini :

Donasi Terbuka BUDAYA TA' II 2013


Di tahun 2013 ini IKAMI Sulsel Cabang Malang akan mengadakan kegiatan kebudayaan BUDAYA TA' II untuk melakukan misi Pelestarian Kebudayaan di tanah Rantau. Berikut adalah spesifikasi Proposal :



PENDAHULUAN
  Indonesia adalah negara majemuk dengan beragam budaya. Kemajemukan budaya ini merupakan unsur kuat yang harusnya menjadi sumber inspirasi bagi gerak para pemuda Indonesia. Begitupun Sulawesi Selatan sebagai bagian dari Indonesia mempunyai budaya dan tradisi yang hari ini menjadi sumber inspirasi bagi kami para perantau Sulawesi Selatan.
  Berdasarkan hal tersebut kami dari Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa/Pejalajar Sulawesi Selatan (IKAMI SULSEL) Cabang Malang, terinspirasi untuk berkegiatan dalam hal melestarikan budaya kami di tanah rantau..Di tahun 2013 ini, wujud kegiatan Pagelaran Seni dan Budaya yg bersifat kontinu kembali kami gelar dengan nama BUDAYA TA’ II (budaya kita ke-2) yg bertemakan Sulawesi Pa’Rasanganta/Sulawesi Kampung Halaman Kita.    
  Harapannya, dengan tema ini akan mempererat solidaritas dan melestarikan budaya , terbangunnya jiwa untuk mempertahankan budaya bangsa Indonesia, atas dasar sipakatau, sipakainge, sipakalebbi, kegiatan ini akan mewujudkan nilai nilai budaya Sulawesi Selatan untuk Indonesia yaitu TOBANA (tolong menolong, bahu membahu, nasehat menasehati).

TUJUAN
  - Memperkenalkan budaya Sulawesi Selatan di tanah Jawa.
  - Mempererat solidaritas antar ras, suku yg ada di Indonesia.
  - Mewujudkan pemahaman budaya dan keberagaman Indonesia.

WAKTU PELAKSANAAN
  DIALOG KEBUDAYAAN
     Hari/Tanggal : 11 Mei 2013
     Pukul : 09.00 WIB - Selesai
     Tempat : Taman Krida Budaya Malang

  PENJUALAN SOUVENIR, SAJIAN KULINER DAN PEMENTASAN SENI BUDAYA
     Hari/Tanggal : 12 Mei 2013
     Pukul : 19.00 WIB - Selesai
     Tempat : Taman Krida Budaya Malang 

ANGGARAN DANA
  KESEKERTARIATAN     Rp      736.500,-
  PERLENGKAPAN         Rp 23.957.000,-
  TRANSPORTASI          Rp   7.500.000,-
  ATRIBUT PANITIA       Rp  27.500.000,-
  MEDIA PUBLIKASI       Rp  19.100.000,-
  KONSUMSI                Rp   47.000.000,-
                                --------------------
                                 Rp 125.793.500 ,-

Donasi Di Kirim Ke : 
1247-01-001232-53-6 a.n IKAMI SULSEL CABANG MALANG (BRI)
7990670450 a.n Syarfina Juhaidah (BCA)
0197053682 a.n Hamzah Sanusi (BNI)
1520011978042 a.n Syarfina Juhaidah (Mandiri)

Confirm ke :
085399687650 (Jihad)
082143667858 (Sabiq)
085242245743 (Abi)

berikut adalah proposal lengkap : 


Demikian dan terima kasih atas Bantuan dan Kerja Samanya
Salam Hormat Panitia BUDAYA TA' II 2013

Sekilas Tentang Karya SENDOK GARPU Picture

Sendok Garpu Picture yang merupakan komunitas yang lahir dari hasil kreativitas anggota-anggota IKAMI Sulsel Cabang Malang telah menelurkan sebuah Film. Film ini diangkat dari kisah nyata fenomena kegiatan yang pernah terjadi di rumah Al-Kautsar 58.

Rumah ini merupakan rumah yang punya nilai sejarah untuk Perkembangan IKAMI Sulsel Cabang Malang. Karena rumah ini adalah salah satu instrumen kebangkitan organisasi ini saat 2006 sampai 2012. Dan terlebih lagi ide Sendok Garpu Picture tercetus di rumah ini.

Noval Dwinuari Anthony yang merupakan pelopor ide cerita dari film ini mengatakan "Ide cerita ini berawal dari kejadian-kejadian unik yang terjadi sehari-hari di Al-Kautsar 58. Satu dari kejadian unik itu kita kemas menarik dalam bentuk Film Pendek. Dan masih ada kemungkinan banyak kejadian unik yang bisa di kemas lagi dalam Film Pendek di Al-Kautsar 58".

Cover Film 
Adamry Muis mengatakan "Harapan ke depan, banyak hal dan wadah untuk bisa kita berkreasi. Misalnya dalam kejadian-kejadian unik ini bisa dikemas untuk menjadi sesuatu yang luar biasa".

Untuk melihat hasil karya mereka, silahkan tunggu tanggal launchingnya...

Berikut adalah Trailer nya :





Terima Kasih

Tulisan Oleh : Fachry Prasetya